
1. Jika Natal dirayakan tidak di Gereja Katolik (Rumah, kapel, gedung, dsb) maka Gua Natal boleh sedikit lebih bebas dalam pembuatannya dalam hal tema maupun dekoratifnya. Patung-patung Natal yang digunakan pun tidak harus besar, sekurang-kurangnya 25 cm ke atas.
2. Dalam menyusun tema untuk pembuatan Gua Natal, sebaiknya mencari tema yang unik dan belum pernah ditemukan orang, misalnya paceklik, gelandangan atau kebanjiran di kereta api atau masalah-masalah sosial yang berlaku di sekitar masyarakat. Lalu disesuaikan dengan bahan baku yang tersedia.
3. Jika tema sudah ketemu, mulailah mendesain terlebih dahulu dengan gambar. Lalu implementasikan dengan bahan-bahan yang tersedia. Dalam prakteknya kreasi-kreasi sederhana seperti ini tidak membutuhkan ukuran yang berarti dan keterampilan khusus. Cukup secercah ide dan kerja keras.
Berikut bahan yang paling sederhana digunakan untuk membuat Gua Natal
Untuk Kerangka
1. Potongan bambu yang agak tipis
2. Kawat rang
Untuk Dekoratif
1. Kertas semen
2. Pilox warna hitam atau emas dan hijau tua
3. Cat warna hijau jika diperlukan
4. Kertas Koran
5. Steples
Urutan langkah kerja
1. Rangkaikan atau bentuk Potongan bambu tipis seperti Gua dan ikat kuat-kuat dengan kawat agar tidak lepas
2. Jika sudah selesai, tutupi semua permukaan Bambu yang terikat kawat tadi dengan Kertas semen dan kertas koran dan tempelkan menggunakan steples
3, Kalau sudah, Warnai bagian-bagian tertentu yang dirasa perlu dari kertas semen atau kertas koran tadi dengan pilox hijau dan emas
4. Jika diperlukan, tambahkan cat hijau setitik-titik agar menambah kesan gua nya.
5. Tunggu kering cat dan pilox pada Gua Natal nya
6, Susun patung Natal dalam gua Natal dengan posisi
Maria dan Yusup serta Bayi Yesus di dalam gua bersama para majus. Gembala menjaga Domba di luar bersama unta dan ternaknya.